Museum Peradaban Islam Asia Tenggara akan Hadir di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

 Kabarpendidikan.id Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan mendirikan Museum Peradaban Islam Asia Tenggara di gedung edutorium yang hampir selesai proses pembangunannya.

 

Nantinya setelah proses pembangunan edutorium tersebut selesai, akan segera membentuk tim dalam pendirian museum ini.

 

Beberapa ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) juga akan terlibat karena beberapa profesor dari universitas tersebut pernah terlibat pada proyek membangun museum Islam terbesar di dunia yang terletak di Timur Tengah," ujarnya.

 

Nantinya museum tersebut akan berisi beberapa barang peninggalan sejarah, di antaranya buku, pakaian adat, dan budaya yang ditetapkan masing-masing negara.

 

Ia menjelaskan untuk tulisan-tulisan mengenai peradaban Islam di Indonesia sendiri, justru saat ini banyak disimpan di Belanda.

"Termasuk sejarah berdirinya Muhammadiyah, tentu ini akan kami bawa ke museum," katanya.

 

Sebelumnya, arsitektur edutorium sekaligus Dosen Arsitek UMS Muhammad Siyam Priyono Nugroho mengatakan saat ini progres pembangunan sudah hampir selesai. "Kami berharap di akhir bulan ini sudah diserahterimakan karena ada beberapa agenda yang sudah menunggu," katanya.

 

Nantinya gedung tersebut bersifat multifungsi karena bisa digunakan untuk beberapa pelaksanaan acara yang berbeda, yaitu pertemuan, perayaan, pameran, ruang seni, dan gedung olahraga. "Lima fungsi ini bisa dilakukan di sini, bahkan kalau melihat kapasitasnya maka edutorium ini menjadi salah satu gedung pertemuan terbesar di Indonesia," Ujarnya. (ABL)



Komentar